Dalam dunia industri, pompa air berperan penting dalam menjaga kelancaran proses produksi, distribusi, dan pengolahan air. Karena digunakan secara terus-menerus, pompa industri membutuhkan perawatan khusus agar performanya tetap optimal dan tidak menimbulkan downtime yang merugikan.

teknisi memeriksa pompa industri di pabrik

Berikut ini 10 langkah efektif dalam merawat pompa air di lingkungan industri, yang bisa diterapkan untuk menjaga keandalan sistem Anda sehari-hari.

  1. Buat Jadwal Perawatan Berkala

Langkah pertama adalah membuat jadwal preventive maintenance secara teratur. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan besar. Catat setiap hasil inspeksi agar mudah melakukan evaluasi performa pompa.

  1. Lakukan Pemeriksaan Visual Setiap Hari

Sebelum pompa dijalankan, lakukan pemeriksaan sederhana: apakah ada kebocoran air, baut longgar, atau suara yang tidak biasa. Tindakan kecil seperti ini bisa mencegah kerusakan besar di kemudian hari.

  1. Perhatikan Suara dan Getaran

Pompa yang bekerja dengan normal tidak akan menimbulkan suara keras atau getaran berlebihan. Jika terdengar bunyi berisik, hentikan operasi sejenak dan periksa bearing atau keseimbangan porosnya.

  1. Rawat Sistem Pelumasan

Gunakan pelumas sesuai rekomendasi pabrikan dan pastikan volume serta kualitasnya tetap baik. Pelumasan yang tidak sesuai dapat mempercepat keausan komponen internal seperti bearing atau poros motor.

  1. Pastikan Alignment Tetap Presisi

Pompa dan motor harus sejajar secara presisi agar tidak terjadi getaran dan gesekan berlebih. Lakukan pengecekan alignment setiap kali selesai servis besar atau jika pompa dipindahkan ke lokasi baru.

  1. Bersihkan Saringan dan Saluran Inlet

Debu, kerak, atau lumpur yang menumpuk pada saringan bisa menghambat aliran air dan menurunkan performa pompa. Bersihkan secara berkala agar aliran tetap lancar dan impeller terlindung dari kerusakan.

  1. Pantau Performa Tekanan dan Arus Listrik

Gunakan alat pengukur tekanan dan arus listrik untuk memastikan pompa bekerja sesuai spesifikasi. Jika tekanan menurun atau arus meningkat tajam, bisa jadi ada masalah di impeller, seal, atau motor.

  1. Perhatikan Tanda Kebocoran

Air yang menetes di sekitar pompa adalah pertanda seal mulai rusak. Kebocoran kecil ini bisa memicu korosi dan gangguan pada sistem listrik jika tidak segera ditangani.

  1. Gunakan Suku Cadang Asli

Selalu gunakan spare part original saat melakukan servis atau penggantian komponen. Misalnya, pompa Grundfos menyediakan suku cadang resmi dengan standar presisi tinggi untuk memastikan kinerja dan efisiensi tetap maksimal.

 

Baca Juga: Kenapa Harus Memilih Pompa Grundfos Resmi?

 

  1. Ikuti Panduan Pabrikan

Setiap pompa memiliki karakteristik berbeda. Selalu ikuti petunjuk pabrikan — seperti Grundfos — untuk prosedur servis, pelumasan, dan penggantian komponen agar hasil perawatan lebih optimal.

Kesimpulan

Perawatan pompa air bukan hanya soal memperpanjang umur alat, tapi juga menjaga efisiensi energi dan kestabilan operasional. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara rutin, Anda bisa menghindari downtime dan menekan biaya perbaikan.

Konsultasi Perawatan Pompa Grundfos

Ingin memastikan sistem pompa industri Anda tetap bekerja maksimal?
💬 Hubungi Sahabat Pompa Indonesia untuk konsultasi gratis mengenai perawatan pompa Grundfos. Kami siap membantu Anda merancang jadwal servis, inspeksi, dan penggantian komponen dengan dukungan teknisi berpengalaman.