Pompa air menjadi perangkat penting dalam kebutuhan rumah tangga, bisnis hingga industri. Fungsinya adalah memastikan air dapat dipindahkan dari sumber — seperti sumur, jaringan PDAM, maupun tangki penyimpanan — menuju titik penggunaan secara stabil dan efisien.
Memilih jenis pompa air tidak bisa sembarangan. Kondisi sumber air, kedalaman, kapasitas kebutuhan hingga sistem distribusi harus diperhatikan agar pompa bekerja optimal dan tidak mudah rusak.
Sebagai distributor resmi Grundfos di Indonesia, Sahabat Pompa Indonesia melayani konsultasi pemilihan pompa yang tepat untuk kebutuhan rumah, gedung, industri hingga irigasi.
6 Jenis Pompa Air yang Paling Banyak Digunakan

-
Pompa Air Celup (Submersible Pump)
Pompa celup bekerja dengan cara seluruh unitnya dimasukkan ke dalam air. Pompa ini cocok digunakan untuk:
- sumur dalam
- kolam
- basement yang tergenang
- air berlumpur atau kotor
Keunggulannya adalah desain tertutup sehingga lebih aman, tidak bising, serta mampu mendorong air dengan baik. Namun, karena bekerja terus-menerus dan terus terendam, perawatan berkala wajib dilakukan agar tidak cepat macet.

-
Pompa Sumur Dangkal (Semi Jet Pump)
Jenis ini banyak digunakan pada rumah tinggal dengan sumber air tidak lebih dari 8–9 meter. Keunggulannya:
- mampu menghasilkan debit air stabil
- instalasi mudah
- hemat listrik
Cocok digunakan untuk rumah dengan kebutuhan air harian menengah. Pompa jenis ini juga sering digunakan untuk memindahkan air dari penampungan ke titik distribusi.
-
Pompa Jet Pump
Jet pump adalah versi lebih kuat dari semi jet pump dan digunakan untuk kebutuhan air dengan kedalaman lebih dari 10 meter hingga sekitar 20–30 meter. Jet pump banyak dipakai pada:
- gedung
- pabrik
- industri
- wilayah dengan permukaan air dalam
Beberapa tipe bahkan sudah dilengkapi injektor untuk menjaga tekanan agar tetap stabil meski berada di kedalaman.

-
Pompa Sumur Dalam (Submersible Deep Well Pump)
Jenis pompa ini sering disebut pompa vertikal. Kapasitas angkatnya besar dan mampu mendorong air hingga puluhan meter secara vertikal. Cocok untuk:
- sumur bor
- wilayah dengan air tanah dalam
- sistem distribusi hunian besar
Pompa sumur dalam banyak dipilih karena performanya stabil serta minim gangguan suara.
-
Pompa Air Otomatis
Pompa otomatis sangat populer untuk rumah tangga karena:
- menyala hanya saat keran terbuka
- hemat energi
- tidak perlu dioperasikan manual
Cocok untuk rumah yang menginginkan distribusi air praktis, terutama jika memakai banyak titik seperti kamar mandi, dapur, atau water heater.

-
Pompa Booster
Pompa booster digunakan bukan dari sumber air langsung, tetapi dipasang di jalur pipa untuk:
- meningkatkan tekanan air dalam instalasi
- membantu distribusi air ke lantai atas
- menjaga tekanan stabil pada shower atau water heater
Sistem ini banyak dipakai di rumah bertingkat, toko, ruko, hingga hotel.
Baca Juga: Memahami Perbedaan Booster Pump dan High Pressure Pump
Solusi Pompa Grundfos untuk Rumah & Bisnis
Grundfos merupakan brand internasional asal Denmark yang dikenal dengan:
- efisiensi listrik tinggi
- teknologi kontrol tekanan modern
- material tahan korosi
- usia pakai lebih panjang
Beberapa seri yang sering digunakan pada aplikasi rumah tangga hingga komersial:
- Grundfos CMB / CMBE Booster – meningkatkan tekanan air stabil
- Grundfos JP Series – untuk sumur dangkal
- Grundfos Unilift / DPK – untuk drainase & sumur
- Grundfos CM Series – fleksibel untuk distribusi air bersih
Sebagai distributor resmi Grundfos, Sahabat Pompa Indonesia menyediakan:
- produk original bergaransi
- konsultasi pemilihan pompa
- dukungan teknis & aftersales
6 Tips Merawat Pompa Air Agar Awet dan Tidak Gampang Rusak
Agar pompa tetap awet, lakukan perawatan berikut:
-
Bersihkan Filter & Pipa Secara Rutin
Kotoran dapat menyumbat dan membuat motor bekerja lebih berat. Filter harus dibersihkan secara berkala.
-
Periksa Instalasi Listrik
Pastikan kabel aman, tidak longgar, dan tidak ada yang mengelupas untuk mencegah korsleting.
-
Periksa Kebocoran
Tekanan air tinggi sering membuat sambungan rentan bocor. Pastikan pipa dan seal selalu dalam kondisi baik.
-
Jangan Operasikan Melebihi Kapasitas
Overload dapat menyebabkan motor cepat panas dan terbakar.
-
Nyalakan Secara Berkala
Pompa yang jarang digunakan bisa macet. Uji fungsi sesekali agar komponen tetap bergerak.
-
Simpan di Tempat Aman
Jika akan disimpan lama:
- jauhkan dari air langsung
- hindari paparan panas matahari
- simpan di tempat kering
Kesimpulan
Setiap jenis pompa air memiliki fungsi dan aplikasi yang berbeda. Dengan memilih tipe yang tepat serta melakukan perawatan ringan secara rutin, pompa dapat bekerja lebih efisien, awet, dan minim kerusakan.
Jika masih bingung memilih pompa yang paling cocok, Anda bisa berkonsultasi langsung bersama kami.
Butuh Bantuan Memilih Pompa yang Tepat?
Sahabat Pompa Indonesia – Distributor Resmi Grundfos siap membantu:
☑ Rekomendasi pompa sesuai kebutuhan
☑ Dukungan teknis
☑ Produk original dan bergaransi